Di Tengah Lumpur Arosuka: Aksi Nyata Relawan PKS dan Gabungan Aparat Bahu-Membahu Bantu Korban Banjir Bandang
Arosuka, Solok — Selasa, 22 September 2026
Musibah banjir bandang meninggalkan jejak lumpur dan material di sejumlah kawasan Arosuka, Solok. Di tengah kondisi yang tidak mudah itu, kepedulian hadir melalui kerja nyata. Relawan PKS bersama gabungan aparat dan unsur lainnya turun langsung ke lokasi untuk membantu membersihkan lumpur serta material yang terbawa arus banjir.
Dengan menggunakan sekop, cangkul, dan peralatan lapangan lainnya, para relawan dan aparat bekerja bersama membersihkan area yang terdampak. Lumpur yang menutupi jalan dan lingkungan sekitar dibersihkan sedikit demi sedikit agar kawasan tersebut dapat kembali digunakan masyarakat.
“Saat musibah datang, kepedulian bukan sekadar kata. Ia hadir melalui tangan yang mau bekerja dan hati yang mau berbagi.”
Tidak ada sekat ketika bencana datang. Seragam boleh berbeda, tetapi tujuan di lapangan sama: membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Bagi warga terdampak, membersihkan lumpur bukan sekadar mengembalikan kebersihan lingkungan. Di balik setiap tumpukan material terdapat rumah, usaha, aktivitas, dan kehidupan yang harus kembali ditata.
Kolaborasi relawan PKS bersama TNI, Polri, serta unsur aparat lainnya memperlihatkan pentingnya kebersamaan dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana. Setiap tenaga yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar untuk membantu masyarakat bangkit kembali.
Di tengah lumpur yang tebal dan kondisi lapangan yang melelahkan, para relawan tetap bergerak. Tidak banyak yang dibawa selain tenaga, waktu, dan kepedulian. Namun dari hal-hal sederhana itulah harapan perlahan tumbuh.
Allah SWT berfirman:
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan ketakwaan.”
(QS. Al-Ma'idah: 2)
Semoga setiap tetes keringat para relawan dan petugas di lapangan menjadi amal kebaikan. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan, keselamatan, kesabaran, serta kemudahan untuk kembali menata kehidupan.
Arosuka, 22 September 2026 — ketika lumpur memenuhi jalan, kepedulian justru menemukan jalannya.



